Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh
Merenungkan perjalanan bangsa ini —terutama antara tahun 2005-2011— berarti membaca musibah dan bencana yang tanpa pandang bulu silih berganti menimpa saudara-saudara kita. Tsunami, banjir, gunung meletus, longsor, lumpuh layu, polio, demam berdarah, busung lapar, mal nutrisi, dan muntaber adalah sederet catatan renungan yang memilukan rasa kemanusiaan kita. Kemiskinan pun kini mendera dan membayangi masa depan mereka, anak-anak mereka, dan kelangsungan hidup mereka. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Namun demikian, rasa iba dan kasihan bukanlah sesuatu yang dapat menyelesaikan penderitaan mereka. Saat ini, mereka memerlukan dukungan riil dan motivasi untuk bangkit. Kehadiran kita —dengan segenap sumberdaya yang kita korbankan untuk mereka— di tengah-tengah mereka sangat membantu mereka menumbuhkan harapan dalam merajut masa depannya.
Mengorbankan segenap sumberdaya yang kita miliki untuk menumbuhkan harapan dan semangat hidup mereka tentu menjadi nilai tersendiri buat mereka. Merujuk kepada pendapat Imam Ali Al Jauzi dalam Raudhatul Mihibbin, hal demikian adalah bentuk cinta yang sesungguhnya. Bahkan, apabila dilaksanakan sepenuh hati hanya karena Allah, untuk membuktikan bahwa kita sangat mencintai Allah, maka hal demikian adalah cinta dengan tingkatan tertinggi (tatayyun). Bentuk cinta seperti inilah yang termanifestasi dalam pengorbanan Nabi Ibrahim as. kepada Allah Swt.
Dengan meneladani semangat dan bentuk cinta seperti itulah, pada tahun ini, Yayasan Nurul Fataa Al-Haad meluncurkan tema KURBAN BUKTI KASIH SAYANG. Melalui tema ini, YNFA mengajak peran serta para Pekurban yang budiman untuk berbagi cinta, memberikan perhatian besar ke daerah- miskin di berbagai pelosok seluruh Indonesia.
Insya Allah, sepenuh cinta, seluruh relawan YNFA akan bahu membahu mendistribusikan hewan kurban pada saat yang tepat ke sasaran yang juga tepat.
Kita semua berharap, hal kecil namun penuh cinta yang kita lakukan secara bersama-sama ini kelak membesarkan hati mereka sehingga mampu memancarkan wajah kebahagian dalam dirinya. Sinar kebahagiaan yang memancar dari wajah mereka tentu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Anda semua.
Akhir kata, semoga Allah Swt. senantiasa memudahkan langkah kita dalam menunaikan segenap kebaikan dan kelak mencatatnya sebagai pemberat timbangan kebaikan kita pada Hari Perhitungan.
Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakaatuh.
Yayasan Nurul Fataa Al-Haad
Ketua,
Asri Fardiansyah, S.Ag
Ctt : Kepada Para Dermawan dan Pekurban untuk menyalurkannya langsung ke Sekertariat YNFA : Jl. Goalpara Km.5 Limbangan Kec. Sukaraja Kab. Sukabumi Jabar atau melalui Media Donasi YNFA : Bank Mandiri Cab. Sukabumi An. Yayasan Nurul Fataa Al-Haad (untuk Nomor Rekening samping kanan blog kami).